Ada Yang Tak Mampu Ku Lupa (catatan Harian seri 02)
Banda Aceh, 6 Jan 05; pagi
Setelah sholat subuh dan antri mandi, kita coba berjalan menyusuri jalanan depan base camp.
tidak jauh memang...karena kita belum tau banget daerah situ. Dan kita masih harus waspada karena Aceh masih daerah konflik.
Malah sempat terdengar issue bahwa pihak GAM mengincar orang-orang medis termasuk petugas yang memakai lambang Palang Merah.
Wah...issue gila.
Karena sebelum berangkat ke Aceh kita sudah kontak temen-temn Palang Merah Aceh mengenai keamanan petugas yang pake lambang Palang Merah.
Mereka bilang, InsyaAllah dijamin GAM tidak akan mengganggu petugas Palang MErah.
......
Matahari memang belum keliatan penuh, tapi terangnya sudah bisa membuat kami bisa melihat keadaan di sekitar.
weh...ada rumah tembok roboh...
mobil-mobil dari yang murahan sampai yang mewah teronggok tak bernilai
barang-barang rumah tangga seperti tv, kulkas, lemari, magicjar dll tergeletak dipinggir jalan, mungkin terbawa arus air.
masyaAllah..terlihat bekas air di tembok setinggi manusia dewasa. (diperkampungan dekat pantai malah setinggi rumah berlantai 2).
bau mayat yang sudah lebih 1 minggu terasa menyengat.
mayat2 itu masih banyak tergeletak di pinggir jalan, di got-got, di dalam rumah-rumah yang sudah tidak berpenghuni, di sungai, didalam mobil, di genangan air, di antara tumpukan kayu-kayu, di bawah lumpur,
mereka semua ada di dalam tangisan kami yang tertahan.
ada mayat bayi yang mungkin umurnya belum genap setaun....
-- hening --
tak terasa air mata meleleh.
terasa kecil keberadaan manusia di dunia
kesombongan pergi menghindar
harta bukan lah apa-apa
Astaghfirullahaladzim
..................................
AllahuAkbar...
Begitu Agung keberadaanmu
Jika Engkau berkehendak, maka semuanya akan terjadi.
..
Kota Banda Aceh memang terletak dipinggir pantai
sehingga ketika terjadi gempa yang disusul gelombang tsunami, Banda Aceh termasuk kota yang mengalami kerusakan parah.
hmmm...
istirahat dulu deh dibasecamp sambil menata hati yang barusan seperti digoncang gempa
hari pertama memang belum ada kegiatan
karena kita harus melapor dulu keberadaan kami
baik ke Palang Merah setempat dan Instansi2 terkait.
....
perempuan-perempuan berjilbab kelihatan manis lewat didepan basecamp.
aku memang suka perempuan berjilbab... :-)
Setelah sholat subuh dan antri mandi, kita coba berjalan menyusuri jalanan depan base camp.
tidak jauh memang...karena kita belum tau banget daerah situ. Dan kita masih harus waspada karena Aceh masih daerah konflik.
Malah sempat terdengar issue bahwa pihak GAM mengincar orang-orang medis termasuk petugas yang memakai lambang Palang Merah.
Wah...issue gila.
Karena sebelum berangkat ke Aceh kita sudah kontak temen-temn Palang Merah Aceh mengenai keamanan petugas yang pake lambang Palang Merah.
Mereka bilang, InsyaAllah dijamin GAM tidak akan mengganggu petugas Palang MErah.
......
Matahari memang belum keliatan penuh, tapi terangnya sudah bisa membuat kami bisa melihat keadaan di sekitar.
weh...ada rumah tembok roboh...
mobil-mobil dari yang murahan sampai yang mewah teronggok tak bernilai
barang-barang rumah tangga seperti tv, kulkas, lemari, magicjar dll tergeletak dipinggir jalan, mungkin terbawa arus air.
masyaAllah..terlihat bekas air di tembok setinggi manusia dewasa. (diperkampungan dekat pantai malah setinggi rumah berlantai 2).
bau mayat yang sudah lebih 1 minggu terasa menyengat.
mayat2 itu masih banyak tergeletak di pinggir jalan, di got-got, di dalam rumah-rumah yang sudah tidak berpenghuni, di sungai, didalam mobil, di genangan air, di antara tumpukan kayu-kayu, di bawah lumpur,
mereka semua ada di dalam tangisan kami yang tertahan.
ada mayat bayi yang mungkin umurnya belum genap setaun....
-- hening --
tak terasa air mata meleleh.
terasa kecil keberadaan manusia di dunia
kesombongan pergi menghindar
harta bukan lah apa-apa
Astaghfirullahaladzim
..................................
AllahuAkbar...
Begitu Agung keberadaanmu
Jika Engkau berkehendak, maka semuanya akan terjadi.
..
Kota Banda Aceh memang terletak dipinggir pantai
sehingga ketika terjadi gempa yang disusul gelombang tsunami, Banda Aceh termasuk kota yang mengalami kerusakan parah.
hmmm...
istirahat dulu deh dibasecamp sambil menata hati yang barusan seperti digoncang gempa
hari pertama memang belum ada kegiatan
karena kita harus melapor dulu keberadaan kami
baik ke Palang Merah setempat dan Instansi2 terkait.
....
perempuan-perempuan berjilbab kelihatan manis lewat didepan basecamp.
aku memang suka perempuan berjilbab... :-)

0 Comments:
Post a Comment
<< Home